
“Kami menyediakan jajanan yang halal, tentunya khas Sunda agar kebudayaan Sunda di Kabupaten Bogor ini tidak hilang begitu saja,†ujar mahasiswa semester akhir Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Unida Bogor.
Jajanan yang disediakan salah satunya adalah Original Sampeu, Bukan Sampeu Biasa, Sampe Eusian, Es Sampeu Susu, Milk Shake Sampeu. Tidak hanya itu, pembisnis muda ini, dapat menjual 15 kilogram singkong dalam satu hari dan keuntungan yang didapat mencapai Rp 1 juta perhari.
“Berhubung saya mahasiwa akhir, jadi untuk sementara ini, Café saya tutup biar bisa fokus skripsi. Inshallah selesai skripsi dan wisuda saya open Café lagi dan kalo ada rezeky mau tambah cabang. Untuk info lebih lanjut, bisa dilihat di instagram CAFE_SINGKONG, twitter @CAFESINGKONG dan Facebook CAFE SINGKONG,†tandasnya. (Diana MG)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















