
“Saya sedih dan hancur bapak presiden. Mohon bapak membantu saya untuk solusi keadilan,” tambahnya.
Dalam posting-an yang jadi viral itu, Maria Agnes juga mengunggah foto-foto Hilarius. Selain di posting-an itu, dia sudah berkali-kali mencurahkan perasaan soal tewasnya sang anak di status Facebook. Di status yang lain, Maria menyebut soal ajang ‘gladiator’ yang mengakhiri hidup Hilarius.
Maria mengeluhkan pihak sekolah yang tidak melapor ke Dinas Pendidikan bahwa ada siswa yang meninggal karena diadu seperti gladiator. Akhirnya, dialah yang bergerak mengadu ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, KPAI, hingga anggota DPR dan DPRD.
“Saya masih terus berjuang, pak. Entah sampai kapan saya berjuang dan terus tersiksa seperti ini Pak Presiden,” ungkap Maria Agnes.
Wali Kota Bogor Bima Arya, yang dihubungi, belum membalas pesan singkat yang dikirim. Sedangkan Kapolresta Bogor Kombes Ulung Sampurna Jaya mengaku akan mengecek kasus tersebut.
“Saya cek dulu ya, karena infonya kejadian 2 tahun yang lalu,” kata Kombes Ulung saat dimintai konfirmasi lewat pesan singkat. (Iman R Hakim / dtk)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















