HIMATEPA UNIDA dan HMPPI Bedah Soal Pangan

“Dengan bekal ilmu dan pemikiran yang luas, mahasiswa dapat memperjuangkan idealismenya, bergerak berdasarkan moral, serta semangat juang yang tinggi dan dibantu dengan pemahamannya,” tutur Malik.

Mengenai kelompok – kelompok studi Indonesia dengan Budi Oetomo sebagai pijakan awal pergerakan Indonesia yang terorganisir. “Secara garis besar, modal dasar seorang mahasiswa yaitu, kekuatan ideologi moral, kekuatan intelektualitas, dan kekuatan semangat jiwa muda,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Ir. Sri Rejeki Retna Pertiwi, MS memaparkan tentang, pengusaha dibidang pengelolaan sumber daya pangan lokal dan sosial. Ibu Sri membagi cerita dan pengalaman mengenai usahanya di bidang pangan, yaitu Lumpia Ciawi “99”.

BACA JUGA :  Wabup Bogor Sebut WTP Dua Kali Berturut-turut Bukti Akuntabilitas Pemkab

“Jika seorang wirausaha muda dapat dibentuk dengan bermodalkan niat dan tekad yang kuat, serta adanya ide bisnis yang menarik. Untuk mahasiswa saat ini adalah untuk pandai memilah makanan – makanan halal,” kata Sri.

Dalam acara tersebut, hadir pula Miftakhul Amalia Rizki (Ambassador Universitas Djuanda 2015 dan Duta Mahasiswa Jawa Barat 2016) selaku moderator. Ikhsan Pratama dan Fathni Sari Fauziyyah selaku Master of Ceremony. Muhammad Irsyal selaku ketua pelaksana, Fajri Maulana selaku ketua umum HIMATEPA, Amar Ma’ruf, Ir. M.Si selaku Dekan FIPHAL dan Ibu Dr. Hj. Rita Rahmawati,  Dra. M.Si selaku perwakilan rektorat UNIDA, sekaligus pembukaan Gebyar HIMATEPA. (Iman R Hakim / *)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================