
Kendati begitu, ia mengakui pelaksanaan BBM satu harga selama ini masih jauh dari kata sempurna. Ia menyebut, medan yang berat membuat badan usaha sulit mengerjakan program tersebut. “Misalnya di wilayah Papua, Kabupaten Puncak Memberamo, Intan Jaya, Tolikara. Ini medan berat, tetapi saya sampaikan ini harus dilakukan,†tambahnya.
Sepanjang 2017, pemerintah telah merealisasikan 57 titik BBM satu harga. Dari angka tersebut, 54 titik dikerjakan oleh Pertamina dan tiga sisanya digarap oleh PT Aneka Kimia Raya (AKR) Corporindo, di mana keduanya merupakan badan usaha yang ditunjuk menyalurkan BBM penugasan sepanjang tahun 2017 oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Lokasi penetapan BBM satu harga diatur di dalam SK Direktur Jenderal Migas Nomor 09.K/10/DJM.O/2017, di mana pemerintah menetapkan 150 lokasi yang dikerjakan oleh PT Pertamina (Persero), dan tujuh lokasi digarap oleh AKR.(Yuska Apitya/cnn)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















