
Sementara dari faktor eksternal, USD melemah terhadap enam mata uang utama dunia pada Senin ini, karena pelaku pasar menunggu pertemuan bank sentral utama pada pekan ini, yang bisa mengatur mata uang jangka pendek untuk mata uang.
Melansir dari Reuters, Senin (30/7/2018), Bank of Japan akan mengadakan pertemuan pada Selasa besok untuk menentukan kebijakan moneternya, begitu pula dengan Federal Reserve (bank sentral AS) pada Rabu, dan Bank of England pada Kamis pekan ini.
Alhasil, indeks USD terhadap sekeranjang enam mata uang utama sedikit turun ke level 94,662. Sehingga dolar AS melemah 0,05% terhadap mata uang Jepang menjadi 110,970 yen. Euro menguat 0,05% menjadi USD1,1659, memperpanjang kenaikan sejak Jumat kemarin. Dan poundsterling Inggris hampir datar di USD1,3110.
Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas di Mizuho Securities di Tokyo, mengatakan investor akan lebih tertarik pada data PDB AS yang tumbuh 4,1%, jika tarif terhadap barang-barang China diaktifkan. Di sisi lain, kata dia, imbal hasil Treasury AS yang meningkat serra ekspektasi kenaikan suku bunga bisa kembali menguatkan laju dolar Amerika Serikat. (Net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















