Disdik Instruksikan Siswa di Kota Bogor Bawa Ompreng 

Menanggapi instruksi yang disampaikan Dinas Pendidikan Kota Bogor, Suci Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) Neglasari Kota Bogor mengatakan, seluruh anak didiknya sudah mulai membiasakan diri agar tidak jajan melalui program 1 Hari Tanpa Jajan setiap Selasa. Untuk menggantinya para siswa diwajibkan membawa makanan dan minuman dari rumah.

Tanggapan juga disampaikan Kepala SDN Pamoyanan 3 Kota Bogor Ani Suryani. Ia menuturkan SDN Pamoyanan 3 sudah 2 tahun menjalankan program Sekolah 1 Hari Tanpa Jajan dan Makan Bersama (Mabes).

“Maka jangan heran jika di sekolah ini setiap hari jum’at kita tidak akan menemui anak-anak jajan, bahkan kantin sekolah dan para pedagang jajanan turut libur berjualan. Pada hari tersebut anak-anak membawa ompreng makanan dan minuman dari rumah untuk dimakan bersama-sama di kelas maupun halaman sekolah. Ini juga untuk melatih pola makan yang lebih sehat. Saya dan para guru juga membawa bekal dan makan bersama para siswa,” beber Ani.

BACA JUGA :  Motor Tukang Pijat Dibawa Kabur Begal, Polisi Kejar Pelaku

Ani menyebutkan, melalui program sekolah menjadi bersih dan terbebas dari sampah, sekaligus melatih kedisiplinan para siswa untuk senantiasa peduli terhadap lingkungan. Dengan lingkungan sekolah yang bersih maka anak-anak menjadi sehat dengan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berjalan dengan baik dan lancar.

BACA JUGA :  Ayah Korban Anjing Pemburu di Jasinga Tempuh Jalur Hukum

“Rencananya kedepan program ini akan ditambah dengan makan bersama yang memenuhi unsur 4 sehat 5 sempurna yang disediakan pihak sekolah atas swadaya bersama para orang tua sehingga negara turut hadir dalam menjaga kualitas kesehatan para peserta didiknya,” pungkas Ani. (Hendi)

 

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================