
Rino menambahkan pada 2019 PDAM Tirta Pakuan akan mendapat bantuan senilai Rp. 51 miliar yang diharapkan dapat mengurangi kebocoran. Tidak hanya sampai di situ, zona pelayanan juga akan ditambah menjadi tujuh yaitu Zona Katulampa yang memotong Zona Empat.
“Sasaran utama pada 2019 meliputi raihan pelanggan sebanyak 6.500 saluran, penurunan kehilangan air sebesar dua persen dari 30 persen menjadi 28 persen, pelayanan 3K 24 jam, program ganti meter sebanyak 7000 buah. Efisiensi penagihan 90 persen, peningkatan kualitas SDM guna mendukung peningkatan pelayanan, peningkatan pola pemakaian pelanggan sebesar 1,89 meter kubik,†jelasnya.
Sedangkan fokus program 2019, lanjut dia, direncanakan sejumlah pembangunan beberapa sub reservoir diantaranya Jabaru dengan kapasitas 1500 m3x2 senilai Rp 15,5 miliar bantuan dari pusat, pembangunan sub reservoir Cimanggu dengan kapasitas 3.000 meter kubik, SPAM Palasari II kapasitas 50 liter per detik senilai Rp 8 miliar bantuan dari Pemprov Jawa Barat.
“Ada juga pembangunan SPAM Cikereteg kapasitas 200 liter per detik yang akan dikerjasamakan dengan pihak swasta, pemasangan pipa transmisi reservoir Cipaku ke Jabaru, pemasangan pipa distribusi dari Jabaru senilai Rp 24,3 miliar yang anggarannya dari PDAM Tirta Pakuan, distrik meter area dan pengembangan jaringan dan perbaikan pengaliran,†pungkasnya. (Rifky S /*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















