
“Penyebab TB itu dari bakteri tapi ada penyebab tidak langsungnya mulai dari rumah yang tidak sehat atau tidak terkena cahaya matahari, kurang gizi atau dari penyakit,” imbuhnya.
Sementara itu penanganan HIV, lanjut Linda, dengan pemeriksaan VCT. Setelah pemeriksaan pasien yang positif terkena HIV harus diobati agar tidak menular ke orang lain. Saat ini ada enam puskesmas yang mempunyai layanan untuk pengobatan HIV. Sementara terkait DBD angka penderita meningkat di Desember meski angka keseluruhan di 2018 menurun dibanding 2017.
“Kalau DBD kita buat gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. Nah PSN ini harus dilakukan serentak setiap minggunya, semua warganya harus bareng agar jentik nyamuknya mati,” sarannya.
Linda menambahkan, pada penyakit tidak menular angka yang paling tinggi, yakni hipertensi, diabetes dan gangguan emosional (sering pusing, diare tanpa sebab dan sering marah-marah). Penyakit-penyakit ini biasanya disebabkan faktor makanan dan gaya hidup. Dan hal ini bisa dikendalikan dengan melakukan Cerdik.
Cerdik merupakan singkatan dari Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin olahraga tiga kali seminggu, Diet seimbang dengan mengurangi gula, garam, lemak namun meningkatkan buah dan sayur, istirahat yang cukup dengan tidur 6 sampai 7 jam dan Kelola Stres. “Kesehatan psikis itu mempengaruhi kesehatan fisik. Kalau lagi stres bisa rekreasi atau ibadahnya diperbanyak,” pungkasnya. (Lintang)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















