
“Kami akan terapkan metode tersebut sembari menambah jumlah pelanggan karena pada 2020 sesuai perintah pemerintah pusat harus mencapai cakupan 100 persen untuk air minum,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama PDAM Kota Bogor Deni Surya Senjaya mengatakan, Kota Bitung memang belum seperti Kota Bogor yang jumlah penduduknya padat namun mereka ingin pengelolaan PDAM-nya semakin baik yang turut didukung pemerintahnya.
PDAM Tirta Pakuan, kata dia, sangat terbuka untuk menjadi tempat belajar yang tak jarang menjadi percontohan bagi PDAM di daerah lain. Pasalnya dengan ada studi banding ini PDAM Tirta Pakuan juga bisa terus belajar dan tidak terlena dengan predikat saat ini.
“Kami disini saling berbagi ilmu. Contohnya menjaga sumber air dengan reboisasi dan biopori hal itu agar air permukaan jadi air resapan sekaligus menjaga debit air tetap terjaga,” terangnya. (Lintang)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















