Jaringan Teroris Bom Paskah Sri Lanka Berhasil Ditangkap

KOLOMBO TODAY – Pasukan keamanan Sri Lanka telah menangkap semua yang terkait langsung dengan serangan bom Minggu Paskah pada 21 April lalu. Hal itu diungkapkan oleh Penjabat Kepala Polisi Sri Lanka Chandana Wickramaratne mengatakan dalam sebuah pernyataan khusus.

Wickramaratne mengatakan polisi telah mengidentifikasi semua yang terlibat dalam serangan teror dan banyak dari mereka melakukan bunuh diri ketika pasukan keamanan berusaha menangkapnya. Dua ahli bom yang terlibat dalam serangan teroris juga tewas.

Ia juga mengatakan bahwa pasukan Sri Lanka telah menyita semua bahan peledak serta bom yang telah disimpan untuk serangan lanjutan.

BACA JUGA :  Veda Ega Start dari Posisi ke-13 di Moto3 Italia 2026, Optimistis Raih Hasil Maksimal

“Kami meminta masyarakat untuk melanjutkan kegiatan sehari-hari mereka tanpa rasa takut. Operasi pencarian akan terus berlanjut di seluruh pulau, tetapi semua yang terlibat langsung dalam serangan itu telah ditangkap atau mati. Pasukan keamanan akan terus memberikan keamanan kepada semua warga negaranya,” katanya, Rabu (8/5/2019).

Lebih jauh Wickramaratne mengatakan bahwa keamanan yang ketat akan tetap ada di tempat-tempat ibadah dan pasukan keamanan juga melakukan program untuk menciptakan kesadaran tentang keselamatan dan keamanan di semua sekolah.

BACA JUGA :  7 Jenis Ikan yang Aman Dikonsumsi Penderita Kolesterol Tinggi

Lebih dari 250 orang tewas dan lebih dari 500 lainnya terluka dalam ledakan Minggu Paskah yang menargetkan tiga gereja dan tiga hotel mewah pada 21 April lalu.

Pihak berwenang awalnya menyalahkan serangan Minggu Paskah, yang menargetkan tiga hotel dan tiga gereja, kepada seorang militan lokal bernama Mohammed Zahran dan pengikutnya. Kemudian kelompok ISIS pada 23 April merilis gambar-gambar Zahran dan pelaku lainnya yang berjanji setia kepada al-Baghdadi. (net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================