
“Ya sekitar 1 sampai 2 persen yang baru masuk ke toko modern. Tapi kita tetap upayakan agar produk lokal Kabupaten Bogor bisa masuk,” ungkapnya.
Selain itu, harus diakui Ronny produk UMKM Kabupaten Bogor belum mampu bersaing secara ketat di pasaran. Yang paling menonjol adalah soal kemasan produk yang ditawarkan.
“Ternyata tidak mudah. Karena disitu harus dipenuhi legalitasnya. Kemudian keberlangsungan pengisian bahan juga (stok permintaan-red). Jadi masih sangat kecil yg bisa difasilitasi untuk ke toko modern. Dan memang syaratnya ketat,” jelasnya. (Firdaus)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















