
“Data sementara 39 unit rumah, satu bangunan SD, satu bangunan SMP, dan satu bangunan gereja. nanti ada perkembangan kami laporkan. Karena masih melakukan pengecekan di kampung atau distrik lainnya lagi,” tuturnya.
Luis mengungkapkan, sebagian warga di dua kampung yang terdampak gempa itu ada yang mengungsi ke Sarmi, Ibu Kota Kabupaten Sarmi dan rumah tetangga.
“Jadi ada yang mengungsi ke Sarmi Kota, ada ke tetangga, dan ada juga yang masih bertahan,” ujarnya.
Sebelumnya terjadi gempa bumi tektonik dengan bermagnitudo 6,3 terjadi padi Kabupaten Sarmi pada Kamis 20 Juni 2019 sekitar pukul 00.24 WIB. Gempa tersebut berpusat di darat pada kedalaman 11 kilometer di koordinat 2,23 Lintang Selatan (LS) dan 138,53 Bujur Timur (BT), 45 kilometer barat daya Kota Sarmi. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















