Musim Kemarau Yang Membuat Warga Bogor Cemas

Warga mencari rumput untuk pakan ternak di areal sawah yang mengering di Kampung Banagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (11/7). Memasuki musim kemarau, sejumlah areal persawahan di Kabupaten Ciamis sudah mulai mengering dan sulit mendapatkan air akibatnya lahan pertanian di kawasan tersebut ditelantarkan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/pras/17

BOGOR TODAY – Kekeringan yang melanda di Wilayah Timur, Kabupaten Bogor, sangat sulit ditangani karena lokasi yang  sulit dijangkau oleh sumber air. Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikulturan dan Perkebunan Kabupaten Bogor, sudah melakukan bantuan air untuk warga disana.

Salah satu warga Bogor Siti Nurianti mengatakan “bahwa tak mudah untuk menangani kekeringan, sejumlah sawah di wilayah timur, Kabupaten Bogor. Permasalahannya, lokasi ini terbilang sulit dijangkau. Untuk bantuan air pun sulit, karena sumber air terdekat dengan lokasi sawah jaraknya lebih dari dua kilometer,” kata Nurianti.

BACA JUGA :  Jadwal MotoGP Belanda 2026: Sprint Race Digelar Malam Ini, Persaingan Sengit Warnai Sirkuit Assen

Meski begitu, Nurianti memastikan kekeringan tidak akan mengganggu produksi beras untuk kebutuhan beras unggulan, Kabupaten Bogor, yakni beras Carita Makmur. Aman.

“Karena masih ada pasokan dari wilayah penghasil beras lain seperti Sukamakmur, Tanjungsari, Dramaga, Leuwisadeng, Cijeruk, Caringin, Tenjolaya, Pamijahan dan lainnya,” kata dia.

BACA JUGA :  Cerobong Asap Pabrik Pengovenan Daging di Cibinong Terbakar

Pemerintah Kabupaten Bogor, sudah menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi gagal panen, ratusan hektare sawah akibat kekeringan di musim kemarau tahun ini. Kekeringan di Kabupaten Bogor sudah terjadi di beberapa kecamatan, tetapi ini langkah preventif untuk mengairi sawah menggu. (Ade Irma/net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================