Bangunan Kelas di Lombok Ambruk, 6 Siswa Alami Luka

LOMBOK TENGAH TODAY – Robohnya Madrasah Ibtidaiyah Nahdatul Wathan (NW) menyebabkan 6 siswa mengalami luka-luka dan puluhan siswa lainnya berhasil selamat karena bersembunyi di bawah meja.

“Korban sebanyak 6 siswa, ada yang mengalami luka-luka di kepala dan ada yang mengalami patah kaki. Lainnya, alhamdulillah berhasil selamat karena bersembunyi di bawah meja,” ungkap Kepala Sekolah MI Nahdatul Wathan Jalaluddin, Selasa (3/9/2019).

Adapun nama ke 6 korban tersebut yakni Srimuriani, Desatarelda , Nizar, Khairul Anam, Khairunisa, dan Srimuriani. Jalaluddin menyebutkan, puluhan siswa yang menjadi korban tersebut sempat histeris meminta pertolongan.

BACA JUGA :  Tidak Terprovokasi, Seluruh Kepala Desa di Kecamatan Cijeruk dan Cigombong Kompak Jaga Kondusifitas Kabupaten Bogor 

“Saat ambruk anak-anak berteriak minta tolong ada yang menangis,” cerita Jalal.

Sebelumnya kejadian terjadi saat proses belajar berlangsung pada pagi hari, di jam pelajaran Matematika. Jalaluddin menyebutkan, terdapat dua lokal bangunan sekolah yang ambruk dan terdapat 30 siswa di dalamnya.

Atas kejadian ini, sekolah akan mendapatkan bantuan untuk merehab bangunan sekolah.

“Kami akan segera memberikan bantuan kepada madarsah ini yang terkena musibah, nantinya akan berupa bantuan rehab gedung,” ungkap Haji Jalalussayuthy selaku kepala Kantor Kementerian Agama Lombok Lombok Tengah, Selasa (3/9/2019).

BACA JUGA :  Beasiswa Garuda Gelombang II 2026 Masih Dibuka, Kuliah S1 Dalam dan Luar Negeri Dibiayai Penuh

Jalalussauty menyebutkan, selain membantu dana rehab untuk sekolah, Kemenag juga akan memberikan bantuan biaya berobat untuk korban yang tertimpa bangunan roboh

“Nanti juga kita akan memberikan bantuan biaya berobat para korban, karena ini kan musibah,” kata Jalalussayuthy. (net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================