
Tapi, kata dia, faktor ini namanya hubungan dagang antara konsumen dan pelayanan. Jadi, tentu keputusan ada di konsumennya akan memilih mana yang nyaman.
“Faktanya juga harus realistis, kalau penumpang lebih memilih naik yang lain ya kita harus cari jangka pendek,” katanya.
Oleh karena itu, menurut Emil, saat ini pihaknya tengah menggenjot pembangunan Cisumdawu yang diprediksi selesai pada akhir 2020 atau awal 2021. Nantinya, jarak tempuh Bandung-Kertajati diprediksi hanya akan mencapai 45 menit. Perkembangan pembangunan disebut telah mencapai 50 persen.
“Sudah 50 persenan, saya monitor terus. Mudah-mudahan akhir taun depan dan awal 2021 sudah beres soalnya nunggu (pembangunan) Rebana juga. Kuncinya ada di pintu itu,” katanya. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















