Khofifah: Jangan Beri Ruang yang Ingin Adu Domba Masyarakat

SIDOARJO TODAY – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak segenap elemen untuk tidak memberikan ruang pada siapapun yang berniat mengadu domba masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan usai pembukaan TMMD di Sidoarjo.

Khofifah membuka secara resmi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Sidoarjo. Acara pembukaan tersebut dihadiri Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI, R Wisnoe Prasetja Boedi, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah dan para undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kerukunan. Salah satunya dengan tidak memberikan ruang pada siapapun yang ingin memecah belah bangsa.

BACA JUGA :  Surat Al-Ikhlas: Makna, Keutamaan, dan Kandungan Tauhid yang Mendalam

“Jangan sampai memberikan ruang dan kesempatan siapapun yang akan berpotensi mengadu domba masyarakat. Jangan diberikan ruang,” kata Khofifah kepada wartawan usia membuka TMMD, Rabu (2/10/2019).

Dikutip dari Detik.com, Menurut Khofifah, TMMD melibatkan masyarakat. Sehingga ada komunikasi yang lebih intens di dalamnya.

“Karena proses ini juga melibatkan masyarakat termasuk elemen-elemen strategis di tingkat desa. Dan lebih dari itu, harus sering membangun intensitas komunikasi dengan seluruh kalayak,” tambah Khofifah.

BACA JUGA :  Penyebab Jerawat di Punggung dan Cara Mengatasinya Secara Efektif

Di tempat yang sama Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI, R Wisnoe Prasetja Boedi menyampaikan, TMMD tersebut merupakan yang ke-106. Menurut Wisnoe, TMMD merupakan budaya bangsa.

“Kegiatan TMMD ini merupakan budaya bangsa untuk sarana komunikasi untuk gotong-royong bersama masyarakat. Sementara untuk kepentingannya untuk kemanunggalnya TNI bersama masyarakat,” pungkas Wisnoe. (Carfine/net)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================