Pemkab Bogor Gelontorkan Rp 40 Miliar, untuk Pembebasan Lahan Calon Ibu Kota Kabupaten Bogor Barat

CIBINONG TODAY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menganggarkan Rp40 miliar untuk pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Barat. Anggaran itu akan digunakan untuk biaya pembebasan lahan di wilayah yang akan dijadikan sebagai calon Ibu Kota Bogor Barat nanti.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin mengungkapkan, Pemkab Bogor membutuhkan 40 hektar lahan untuk calon ibukota itu. Rinciannya, 20 hektar untuk kompleks pemerintahan, 10 hektar untuk taman dan jalan, dan 10 hektar untuk keperluan bangunan milik Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Revitalisasi 5 Balai Benih Ikan, Siap Genjot Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor

Namun, Burhan mengaku belum mengetahui kapan Presiden Joko Widodo akan mencabut moratorium DOB yang hingga saat ini menjadi penghambat pemekaran daerah.

“Sampai hari ini belum ada kejelasan moratorium, tapi mereka (pusat) sudah paham lah pasti. Karena pemekaran ini adalah kebutuhan kita bukan kepentingan politik. Kita melayani 5,8 juta itu kan sudah terlalu banyak,” kata Burhan, Senin (4/11/2019).

Menurutnya, saat ini Pemkab Bogor tidak hanya melayani warga pribumi saja.  Melainkan warga yang berasal dari regional dan nasional. Apalagi, Pemkab juga diharuskan untuk menjaga kondisi di ibukota, serta wilayah Jabodetabek khususnya. Maka dari itu, Burhan berharap moratorium dicabut walaupun hanya untuk membela Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Bogor Hornbills Bidik Kemenangan di Gim Ketiga Final IBL 2026

“Karena ini adalah beban kami untuk melayani 5,8 juta penduduk. Yang jelas potensinya itu adalah pariwisata dan perkembangan perkotaan karena berdekatan dengan BSD (Bumi Serpong Damai). Kalau urusan bisnis tidak akan berhimpitan dengan ibukota, yaitu Tenjo, Parungpanjang dan Rumpin,” pungkasnya. (Firdaus)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================