
“Biasanya anak-anak ini ingin agar sekolah segera lulus dan bekerja untuk membantu orang tuanya,” kata dia.
Seperti dikutip dari liputan6.com, Risma juga bercerita, jika banyak anak-anak Surabaya penerima bantuan beasiswa telah lulus dan sudah bekerja. Mereka pun bekerja di beberapa sektor bidang, seperti pilot, pramugari, hingga teknisi pesawat terbang.
Tak ayal, Risma mengaku sering kali bertemu dan dilayani anak-anak ini langsung ketika naik pesawat.
“Ada sekitar kurang lebih 90 anak di sana. Bahkan ketika naik pesawat ke Palu, ternyata pilotnya itu anak saya yang dulu mendapat bantuan beasiswa,†kata Presiden UCLG Aspac ini.
Selain bantuan donasi beasiswa pendidikan, sebelumnya Pemkot Surabaya juga mendapat bantuan dua bus double deck atau tingkat. Bus yang mempunyai kapasitas sekitar 71 penumpang itu, kini telah beroperasi di Surabaya.
“Dulu pemkot juga diberikan bantuan Pak Tahir dua bus (tingkat) terus juga beasiswa setiap tahun untuk anak-anak Surabaya,” pungkasnya. (Dena/PKL/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















