Belajar Sejarah Wayang di Museum Wayang

JAKARTA TODAY – Museum Wayang tidak hanya memiliki nilai sejarah saja, namun museum tersebut juga memiliki bermacam aneka ragam koleksi wayang yang ada di Indoneisa bahkan ada juga dari luar negeri.

“Selalin memamerkan koleksi, Museum Wayang juga menjadi tempat edukasi dan mempunyai nilai sejarah dan kebudayaan yang tinggi dan memang banyak ilmu didalamnya. Jadi, orang yang datang ke museum ini (Museum Wayang, red) tidak hanya berwisata, tetapi bisa mendapatkan ilmu,” ujar Irfan Julianda, salah seorang pengelola Museum Wayang.

Irfan menjelaskan, Museum Wayang salah satu museum yang ada di Kota Tua Jakarta. Kata Irfan, di Kota Tua berdiri gedung tua atau gedung peninggalan zaman Beland yang memiliki nilai sejarah.

“Salah satunya Museum Wayang, mungkin budaya wayang ini sudah ada berabad-abad yang lalu. Anak jaman sekarang banyak yang belum mengetahui tentang budaya wayang. Dengan datang ke Museum Wayang ini, anak Zaman Now bisa mengenal dan mengetahui tentang wayng-wayang yang ada di Indonesia,” tutur Irfan.

BACA JUGA :  Beasiswa Fast Retailing Foundation 2026 Dibuka Juli Mendatang, Kesempatan Kuliah S1 di Jepang

Meningkatkan Kualitas Museum Wayang

Keberadaan Museum Wayang selalu dijaga dengan baik. Selain perawatan gedung dan koleksi wayang yang ada di museum, pengelola pun selalu melakukan perbaikan tentang pelayanan kepada pengunjung museum.

“Kami dari pengelola selalu menampilkan yang terbaik untuk para pengunjung, melakukan tata pamer yang baik dan lebih mempublikasikan museum ini sendiri dengan lebih giat lagi. Dengan memanfaatkan teknelogi sekarang jadi bisa menyebarkan lewat media social baik dari instagram, facebook dan lainnya,” kata pria yang hobi berolahraga itu.

Untuk menjadi daya tarik pengunjung, pengelola pun kerap melakukan kegiatan, salah satunya dengan melakukan pegelaran atau khususnya pagelaran wayang setiap hari minggu.

“Jadi pengunjung gak hanya melihat koleksi yang dipajang saja, tetapi gimana cara mainnya, apa si yang dimainkan dan apa yang diceritakan dan siapa yang memainkannya. Jadi setiap hari minggu itu diadakan Live Show,” ucapnya.

BACA JUGA :  Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, Indocement Tanam Pohon Endemi Lokal di Citeureup

Dia menjelaskan, museum Wayang ini dibuka mulai Selasa sampai Minggu dimulai pada pukul 09.00 WIB dan tutup kurang lebih pukul 17.00 WIB.

“Untuk harga tiket dibagi 3 kategori usia dan 6 kategori harga. Kategori dewasa harga tiketnya Rp 5.000 perorang, yang kedua kategori mahasiswa harga tiketnya Rp 3.000 perorang dan ketiga kategori anak – anak atau pelajar harga tiketnya Rp 2.000 perorang. Dan untuk rombongan minimal 30 orang harganya itu yang dewasa dari Rp 5.000 menjadi Rp 3.750, untuk yang mahasiswa dari Rp 3.000 menjadi Rp 2.250, untuk yang anak – anak atau pelajar dari Rp 2.000 menjadi Rp 1.500,” pungkasnya.

Sekedar informasi, pengelola Museum Wayang juga sering melakukan kegiatan pagelaran di ruang publik dengan cara mendatangi kampong-kampung di daerah-daerah khusnya di Jabodetabek, tujuannya untuk memberitahukan kepada masyarakat tentang budaya wayang. (Anata/PKL)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================