
Meski membawa sejumlah debutan, Mancini menegaskan pasukannya tetap berusaha meraih kemenangan. Sebab, dia juga tidak ingin rekor sempurna Italia tercoreng. Terlebih pada pertemuan pertama (12/6) mereka sempat mendapat perlawanan sengit dan hanya menang 2-1.
“Ini akan menjadi ujian yang baik bagi kami, di stadion kecil yang penuh penonton tentu tidak mudah. Kami ingin melakukan semuanya dengan baik. Sebab, seluruh pemain tidak akan bertemu lagi sampai akhir Maret, setelah kualifikasi Piala Eropa 2020,â€ucap Mancini, dilansir skysport.
Karena itu, untuk mendapatkan kesimbangan, Mancini tetap akan menurunkan beberapa pemain utamanya seperti Ciro Immobile, Lorenzo Insigne, Gianluigi Donnarumma dan Bonucci. Alessandro Florenzi juga sudah fit dan siap menghadapi Bosnia.
Bila melihat peta kekuatan, Italia berpeluang besar untuk kembali mengalahkan pasukan Robert Prosineki. Soalnya, selain modal kemenangan 2-1 pada pertemuan pertama, tuan rumah juga tidak dalam kondisi kondusif lantaran sebelumnya dipermalukan Yunani 1-2.
“Kami tidak perlu motivasi ekstra, terutama melawan tim seperti Italia. Itu akan menjadi ujian dan kami akan memberikan semua yang kami miliki,â€ujar Prosineki. (muti/pkl/net).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















