
Biasanya anjing merasa terancam jika manusia langsung berhadapan dengan mereka, menatap, menjangkau di depan atau di atas mereka, menyentuh bagian atas kepala, atau membayangi mereka. Anjing tak suka merasa dipojokkan.
Mengutip Live Science, berdasarkan data dari Pusat Kendali Penyakit dan Pencegahan, jenis anjing ini menempati urutan pertama penyebab cedera akibat gigitan anjing.
Lebih lanjut, institusi kesehatan di Amerika Serikat ini mencatat 10 gigitan anjing terparah di negara itu berdasarkan jenis anjingnya, sebagai berikut.
– Pit bull
– Rottweiler
– German shepherd
– Huskie
– Wolf hybrid
– Malamute
– Doberman pinscher
– Chow-chow
– Saint Bernard
– Great Dane
Meski demikian, persentase orang yang tergigit Pittbull jauh lebih tinggi dari Rottweiler yang ada di tempat kedua.
Penelitian lain dari Jurnal Forensik Obat dan Patologi Amerika juga mengungkap hal serupa. Penelitian selama 15 tahun yang diterbitkan pada 2009 ini menempatkan Pit Bull, Rottweiler, dan German Shepard sebagai anjing berbahaya. Sebab ketiganya menyebabkan cedera akibat serangan anjing paling fatal di Kentucky, AS.
Pada 2011, studi sari Annals of Surgery menyebut serangan oleh pit bull digolongkan sebagai tingkat luka paling parah. Luka akibat gigitan anjing ini punya biaya penanganan paling tinggi dan berisiko kematian lebih tinggi. Seperti dikutip oleh CNN Indonesia (Anata/PKL/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














