Mengenal Jenis Tes, Diagnosis Down Syndrome

JAKARTA TODAY – Diagnosis terhadap calon bayi down syndrome sempat direkomendasikan oleh The American College of Obstetricians and Gynecologists. Seperti dilansir dari mayoclinic, ada dua jenis tes untuk mendiagnosis down syndrome yaitu tes skrining dan tes diagnostik.

Tes skrining dapat melihat indikasi kemungkinan atau potensi seorang ibu melahirkan anak dengan down syndrome.

BACA JUGA :  7 Tanda Lingkungan Kerja Toxic yang Sering Tidak Disadari

“Tapi tes ini tak bisa memberitahu secara jelas atau mendiagnosis apakah bayi dalam kandungan memiliki down syndrome atau tidak. Sedang, diagnostic test dapat mengidentifikasi jika bayi memiliki down syndrome,” tulis Mayo Clinic.

Screening test dilakukan pada saat trimester pertama dan kedua masa kehamilan. Walau tes ini tidak dapat memberitahukan informasi jelas tentang anak di dalam kandungan, tes ini dapat membantu ibu untuk mengambil keputusan dalam melakukan tes diagnostik.

BACA JUGA :  Bukan Cuma Infrastruktur, Jenal Mutaqin Ungkap Strategi Pemkot Bogor Berantas Putus Sekolah

Tesnya berupa tes darah dan tes bagian belakang leher (nuchal translucency test) menggunakan gelombang suara. Melalui dua tes ini, dokter dapat menghitung peluang seorang ibu memiliki anak dengan down syndrome.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================