
Dari cacatan, kata Pendi, sejak Kampung Kempek kebanjiran ada sekitar 465 jiwa dari 165 kelaurga yang terdampak banjir, secara berangsur kembali ke rumah karena rumah tidak tergenang banjir dalam lima hari terakhir. Jika hari ini tidak ada hujan, kemungkinan besar banyak pengungsi yang akan kembali ke rumah mereka.
“Banjir sudah mulai surut, pengungsi sudah berkurang, mereka sudah berangsur kembali ke rumah,” pungkasnya.
Sebelumnya posko banjir Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten (BPBD) Karawang mencatat, saat banjir melanda kawasan tersebut pada 1 Januari 2020, jumlah pengungsi korban banjir di wilayah itu mencapai 812 orang. Jumlah pengungsi korban banjir tersebar di dua desa di Desa Karangligar dan Desa Karangmulya, Kecamatan Telukjambe Barat.
Asep Wahyu Kepala BPBD Karawang mengatakan, banjir Karawang diakibatkan luapan Sungai Cibeet lantaran hujan yang datang begitu deras dalam intensitas tinggi. Seperti yang dikutip Liputan6.Com. (Viana/pkl/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















