
“Tanah di empat kecamatan yaitu Nanggung, Jasinga, Sukajaya dan Cigudeg itu labil karena banyak lubang tambang ilegal yang akhirnya air tidak terserap dengan baik. Sehingga menyebabkan banjir juga longsor,” kata Iwan.
Selain itu, Iwan menyebut pemanfaatan lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik Perhutani juga tidak maksimal.
“Harusnya itu bisa dimanfaatkan. Bisa ditanami pohon keras atau pohon lainnya agar air bisa terserap dengan baik,” jelas Iwan. (Firdaus)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















