
Namun, disabilitas tiba-tiba menghampirinya di usia 40 tahun. Tiba-tiba saja, pria yang gemar melukis anggota keluarganya ini mengalami peradangan otak. Â Akibatnya ia mengalami gangguan malformasi vascular atau gangguan pada pembuluh darah dan membuat sebagian tubuhnya lumpuh.
Hal ini sempat membuatnya frustrasi dan ingin mengakhiri hidup. Pemikiran tersebut berlangsung dalam sementara waktu.
Seperti yang dikutip dari liputan6.com, “Kemudian saya melihat putri dan putra saya dan memilih untuk hidup. Saya pikir semuanya akan menjadi lebih baik,†katanya.















