
“Tentu aktivitas kerja dari rumah ini bisa dilaksanakan dengan media pelayananan online yang tersedia. Tujuan utamamya untuk menghindari atau memperkecil ruang penularan virus covid-19,†tegas dia.
Selain itu, Politikus PDIP ini menyatakan tak ada aktivitas sementara pertemuan belajar secara tatap muka bukan diartikan sebagai meliburkan siswa.
“Catatan ini harus ditegaskan kembali karena terjadi pemaknaan yang salah seolah penonaktifan pertemuan tatap muka sama dengan liburan atau meliburkan siswa/mahasiswa, yang artinya berdiam di rumah, atau malah jalan-jalan berlibur yang justru membuka ruang penyebaran virus diluar perguran tinggi atau sekolah,†kata Andreas.
Diketahui sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menghimbau untuk masyarakat dapat menerapkan bekerja, belajar dan beribadah dari rumah untuk mengantisipasi penyebaran virus korona (covid-19).
“Dengan kondisi ini, saatnya kita kerja dari rumah, belajar dari rumah, ibadah di rumah. Inilah saatnya bekerja bersama-sama, saling tolong menolong ,dan bersatu padu, gotong royong,” ujar Jokowi. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














