
“Kami mohon maaf, bukan berarti Tirta Pakuan ingin membatasi diri dengan pelanggan. Tapi ini untuk antisipasi, agar penyebaran virus corona tidak menyebar di lingkungan Tirta Pakuan,” ujar mantan Kepala Bagian Keuangan PDAM Kota Bogor itu.
Satu unit tenda di area parkir pelanggan sudah terpasang sejak pekan lalu, dan akan terus terpasang hingga Jumat (27/3).
“Awalnya sempat kamu cabut kemarin, tapi Senin pagi ternyata masih banyak pelanggan yang datang. Padahal sudah kami informasikan agar membayar tagihan via online dan komunikasi dengan petugas Call Center. Akhirnya kami pasang lagi pada Senin siang,” kata pria yang pernah menjabat Manager Satuan Pengawas Intern (SPI) Tirta Pakuan itu.
Selain itu, Tirta Pakuan juga telah memberlakukan mekanisme kerja Work From Home (WFH) kepada sebagian besar pekerjanya. Area kantor pusat pun menjadi area terbatas. Setiap orang yang masuk akan melalui pemeriksaan kesehatan terutama suhu tubuh. Hal ini sebagai bentuk keseriusan Tirta Pakuan dalam pencegahan penyebaran COVID-19.
Selain itu, hand sanitizer dan area cuci tangan telah dipasang di beberapa sudut kantor dengan harapan agar pekerja selalu menjaga kebersihan dirinya. (Iman R Hakim/*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















