
Selain itu, Tito mengingatkan semua pemda untuk melakukan rapid test virus Corona sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan. Eks Kapolri itu menuturkan pelaksanaan rapid test secara otomatis akan menekan jumlah pemudik.
“Rapid test ini akan otomatis berdampak pada menurunnya mobilitas arus mudik karena mereka yang positif dan masuk kategori ODP dan tentu akan tertunda mobilitasnya karena akan mengikuti program pengawasan atau karantina. Proses ini akan juga menghambat penularan ke desa tujuan mudik,” jelasnya.
Tito memastikan pemerintah pusat, daerah, dan kementerian/lembaga terkait lainnya akan bekerja sama secara maksimal dalam menekan penyebaran virus Corona. Mantan Kapolda Densus Polri itu mengatakan kerja sama yang dilakukan saat ini menjadi pembelajaran penting bagi birokrasi di Tanah Air.
“Ini merupakan pembelajaran penting bagi birokrasi pusat dan daerah untuk menerapkan aneka kebijakan bersifat makro kita implementasikan secara detail dan terkendali hingga di tingkat praksis dan mikro,” tutur Tito. (net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















