
“Kalo yang diterjunkan di lapangan masih tetap tidak ada pengurangan. Ada delapan pos petugas yang disiagakan, dari 8 pos itu rata-rata perwilayah 20 orang, berarti semuanya 160 orang perhari yang di bagi dua shif, pagi dan sore,” tuturnya.
Sebelum corona ini masuk ke Kota Bogor, kata Dody, pihaknya menugaskan personil mulai dari jam 06.00 sampai pukul 14.00 WIB, dan pukul 14.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB. Tapi sekarang dari jam 07.00 WIB sampai 10.00 WIB untuk shif satu dan shif dua mulai pukul 15.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.
Menurutnya, walau bagaimana pun lalu lintas di Kota Bogor tidak boleh ditinggalkan, kecuali kalau ada langkah-langkah kongkret lagi dari pemerintah mungkin ada kebijakan lain.
“Meski sedang melakukan tugasnya dilapangan, kita selalu mengintruksikan agar menjaga kesehatan dan kita memfasilitasi dengan dibekali masker, dan meminta kepada personil untuk tidak bersentuhan secara langsung,” pungkasnya. (Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















