BOGOR TODAY – Penyebaran virus corona atau Covid-19 yang terjadi di mana-mana, membuat roda perekonomian mengalami penurun yang signifikan. Bahkan, imbas dari virus tersebut berdampak juga pada penghasilan padagang di pasar, seperti halnya di Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor.
Pantauan di lapangan, terlihat ratusan kios-kios tutup, hanya sebagian pedagang saja yang masih buka demi kelangsungan hidupnya. Kunjungan atau pembeli ke pasar tersebut pun terlihat sepi.
Kepala Unit Pasar Kebon Kembang, Sulhan mengatakan, adanya pandemi Covid-19 ini sangat mempengaruhi terhadap pasar yang ia kelola. Banyak pedagang yang memutuskan untuk menutup kiosnya. Hal itu di picu karena sepi pembeli.
“Di Pasar Kebon Kembang ini terdapat 1.200 kios, namun dampak dari Covid-19 ini sekitar 50 persen atau 600 kios tutup,” kata Sulhan, Selasa (14/4/2020).
Selain ratusan kios tutup, lanjut Sulhan, jumlah pengunjung ke pasar ini juga mengalami penurunan yang cukup signifikan yakni lebih dari 60 persen. “Dengan tutupnya kios-kios tersebut berimbas juga pada pendapatan service cas sebanyak 50 persen. Artinya, yang biasa perhari Rp 50 juta kini hanya Rp 25 juta perhari,” ujarnya.
Sulhan menambahkan, agar para pedagang ini tetap melayani masyarakat maka mereka menjualnya dengan sistem online. Dan dia pun mengaku bahwa dengan sistem online jauh berbeda dengan cara penjualan langsung (bertatap muka), akibatnya penghasilan mereka pun tidak stabil.
Masih kata Sulhan, di tengah pandemi Covid-19 ini pihaknya menangguhkan cicilan koperasi selama 3 bulan ke depan. Tujuannya, untuk meringankan para pedagang yang ada di sini
. (Heri)
Bagi Halaman
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================