CIJERUK TODAY – Seorang pria berinisial OM (30) warga Cijeruk, Kabupaten Bogor babak belur diamuk massa saat kedapatan hendak mencuri tabung gas di sebuah toko. Ia mengaku ingin mengambil tabung gas itu guna memenuhi kebutuhan keluarganya untuk membeli beras. Namun niat itu ia urungkan dan menaruh kembali tabung gas yang hendak dia curi. Saat menaruh tabung gas, dikatakan OM pemilik warung mengetahuinya, dan berteriak maling. “Mendengar yang punya warung teriak maling, saya kaget dan langsung lari. Tapi pelarian saya mentok di jalan buntu, akhirnya warga setempat pun menghajar dan menghakimi saya,” kata dia dengan nada lirih. OM mengatakan bahwa sejak dirinya terkena PHK dari tempatnya bekerja, ia mengaku tidak memiliki penghasilan sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan keluarganya meski hanya untuk membeli beras. Padahal OM harus memenuhi kebutuhan istri dan empat anaknya yang masih kecil dan bayi. “Saya terpaksa, karena terus dimarahi istri. Saya hanya ingin kasih makan anak saya, tapi sebetulnya itu pun saya batalkan niat nyurinya karena tak tega hati,” ujar dia kepada wartawan, Selasa (21 April 2020). Dengan begitu, ia mengatakan bahwa dirinya tidak pernah melakukan pencurian semasa hidupnya. Namun karena himpitan ekonomi dan desakan istri yang melarang dia pulang sebelum bawa beras, ia pun nekat ingin mencuri. Kabar itu pun sampai ketelinga Ibunda OM, Engkom, (70). Ia menceritakan bahwa dirinya sangat kaget saat anaknya tersebut datang bersimbah darah. Engkom mengatakan anaknya tersebut memang betul terpaksa. Hal itu diketahui saat OM bercerita kepada Ibunya. “Tidak pernah mencuri. Baru kali ini buat anak istrinya, sudah dua hari tidak makan jadi nekad),” kata Engkom. Sementara, Dani, (31), tetangga sekaligus teman OM sejak kecil membenarkan jika OM tidak pernah mencuri. Bahkan OM selalu mencari solusi untuk menutupi kebutuhan diri dan keluarganya. Dani menyebut, apa yang dilakukan temannya itu sebetulnya memang sudah dalam keadaan terdesak dan terpaksa. Dani juga menuturkan bahwa OM sempat menceritakan kisruhnya dengan sang istri. Namun Dani pun tak dapat membantu karena sama-sama dalam keadaan butuh. “Saya kaget pas ibunya nangis-nangis. Pas saya lihat, saya pun tak tega melihat OM mukanya bonyok dan bersimbah darah hingga membasahi tubuhnya,” kata Dani. (Bambang Supriyadi) Bagi Halaman
BACA JUGA :  Tega, Suami di Tuban Cekik Istri hingga Tewas, Diduga usai Cekcok
============================================================
============================================================
============================================================