Terganjal Verifikasi Data, Pemkot Bogor Belum Salurkan Bantuan APBN

BOGOR TODAY – Bantuan dari APBN untuk warga Kota Bogor akan segera di distribusikan. Namun sebelum di distribusikan, Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Sosial (Dinsos) akan melakukan verifikasi. Dalam bantuan yang akan disalurkan itu, ada du kategori yaitu warga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Non DTKS. Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim mentakan, untuk DTKS ini adalah warga yang sudah masuk ke dalam data kemisikinan di Kota Bogor dan ada di dalam sistem Kementerian Sosial. Sedangkan, Non DTKS merupakan warga yang sangat membutuhkan karena terdampak Covid-19. Menurut Dedie, ada sekitar 71.111 Kepala Keluarga (KK) warga miskin yang di bantu dari APBN melalui Progran PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako. “Insya Allah yang selama ini belum seluruhnya dicover oleh APBN kita perjuangkan untuk di cover semua, data yang sekarang yang sudah diberi bantuan rutin itu 41.845 itu rutin dari APBN, nah sisanya yang belum dapat kita sedang perjuangkan,” kata Dedie. Ia menjelaskan, bahwa 71.111 KK itu akan menerima bantuan dari APBN dan rencananya sebelum 27 April mendatang. Sedangkan warga Nin DTKS akan diperjuangkan supaya mendapat bantuan dari Banprov Jabar ataupun bantuan dari Pemkot Bogor. Namun, data Non DTKS ini perlu di verifikasi supaya warga yang mendapat bantuan itu benar-benar warga yang membutuhkan. “Setiap RW mendapat kouta 50 KK dan di Kota Bogor ada 720 RW. Artinya, kalo 720 RW itu dikali 50 KK, maka sama dengan 36 ribu KK dan itu sedang di verifikasi supaya tepat sasaran,” ujarnya. Sekedar informasi, sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan bahwa bantuan untuk warga Kota Bogor dan Bodebek itu ada 7 bantuan, di antaranya karth PKH, kartu sembako, bansos dari presiden, kartu pra kerja, pengangguran dan warga yang di PHK imbas dari Covid-19. (Heri) Bagi Halaman
BACA JUGA :  Psikologi Warna di Kantor: Pilihan Warna Pakaian yang Bisa Mempengaruhi Kesan Profesional

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================