
BOGORTODAY.COM – Ratusan warga yang tergabung dalam berbagai elemen masyarakat, termasuk Front Persaudaraan Islam (FPI), menggelar aksi damai di halaman Balai Kota Bogor, Jumat (24/7/2026). Massa mendesak Pemkot Bogor untuk segera menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait penolakan terhadap LGBT serta pengetatan peredaran minuman keras (miras).
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa aksi sebelumnya berkumpul di kawasan Ibnu Khaldun sebelum bergerak bersama menuju Balai Kota Bogor. Sambil membentangkan spanduk tuntutan, para orator secara bergantian menyuarakan pentingnya menjaga moralitas masyarakat dan perlindungan generasi muda.
Salah seorang peserta aksi dari unsur majelis taklim, Ibu Jani, mengungkapkan bahwa kedatangan massa merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan anak cucu di Kota Bogor.
“Kami berharap kepada Pak Wali Kota agar menandatangani aturan yang berisi penolakan terhadap LGBT. Sebelumnya kami sudah pernah menyampaikan aspirasi ini, namun belum ada tindak lanjut. Oleh karena itu, hari ini kami kembali datang menyampaikan aspirasi secara damai,” ujar Ibu Jani di lokasi aksi.
Ibu Jani menambahkan, peserta yang hadir terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari tokoh agama hingga kelompok ibu-ibu pengajian yang prihatin atas maraknya isu sosial dan peredaran miras.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















