
“Kami datang murni sebagai masyarakat. Ada ibu-ibu pengajian dan majelis taklim. Selama belum ada respons resmi, kami akan terus menyuarakan aspirasi ini. Harapan kami pemerintah mau mendengarkan suara masyarakat,” tegasnya.
Selain mendesak penerbitan Perwali, massa aksi turut mengimbau para orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak. Hal ini dinilai krusial di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial yang berpotensi memengaruhi pembinaan karakter generasi muda.
Aksi unjuk rasa tersebut berjalan tertib dan aman di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian serta Satpol PP Kota Bogor. Arus lalu lintas di sekitar kawasan Balai Kota Bogor pun tetap terpantau lancar tanpa hambatan berarti.
Massa sempat bertahan di halaman Balai Kota Bogor guna menunggu perwakilan Pemkot Bogor menemui mereka. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari jajaran Pemkot maupun Wali Kota Bogor terkait tuntutan penerbitan Perwali tersebut.
Wartawan : Aditya Nugraha
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















