Sedangkan yang daftar online, lanjut Ata, pihaknya mencapai 58 pemohon, namun yang baru bisa dicetak sekitar 50, karena mungkin ada kendala diantaranya yang duplikat sehingga yang 8 lagi belum bisa di cetak.
Tak lupa, dalam melayani masyarakat ini pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, memakai masker dan hand sanitizer. Bukan itu saja, setiap petugas juga difaslitasi face masker dan di meja pelayannya juga disekat pakai plastik. Tujuannya supaya tidak terjadi penyebaran covid-19.
“Jadi, bagi warga yang datang ke sini wajib memakai masker, apabila tidak pakai kami suruh pulang lagi. Sedangkan untuk ruangannya kami batasi sekitar 10 sampai 12 orang dengan tetap menjaga jarak. Jam kerja kita dari pukul 08.00 sampai pukul 16.00 WIB,” pungkasnya
. (Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================