29 Warga Terdampak Double Track Belum Dapat Uang

“Yang terbanyak ada di RW15 sampai 184 KK, sehingga di RW15 itu ada hampir dua rt yang hilang penduduknya dan dua RT lagi yang hilang di RW01,” ujar Rohman yang sebelumnya menjabat lurah di Kedung Halang. Sedangkan, untuk pergantian uang kerohimannya di sini paling tinggi sebesar Rp50 juta dan itu pun dihitung dari luasnya bangunan, bukan tanah karena tanahnya itu milik PT KAI. Tetapi, di sini rata-rata di bawah Rp20 juta, bahkan ada juga yang sampai Rp1 juta. Masih kata Rohman, dari 558 KK itu tinggal 29 warga lagi yang belum mendapat uang kerohiman, karena sebelumnya mereka ini terkendala dengan administrasi kependudukan. “Yang mendapat uang kerohiman itu kan diperiksa dulu kelengkapan administrasinya dan setelah dicek ternyata NIK-nya tidak muncul, sehingga mereka harus mengurusnya dula dan setelah diurus tak lama kan ada covid, jadi mungkin tertunda dulu untuk pencairannya,” pungkasnya. (Heri)
Halaman:
« 1 2 » Semua
BACA JUGA :  Dua SK Pengurus Beredar, Ketua Kadin Kota Bogor Versi Dona Disomasi Terbuka

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================