BOGOR TODAY – Staf khusus Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), Mayjend TNI Neno Hamriono (purn) menyebut dari 183 orang pedagang pasar Cibinong, tiga diantaranya reaktif Covid-19.
Hal itu diketahui setelah sebelumnya mereka menjalani rapid test. Dan untuk memastikan mereka terpapar wabah Covid-19 atau tidak maka pihaknya melakukan swab test kepada ratusan pedagang.
“Hasil sementara tiga orang dari 183 pedagang Pasar Cibinong dinyatakan reaktif Covid-19,” ungkapnya, Rabu (17/6/2020) di halaman pasar Cibinong.
Dia juga menerangkan para pedagang Pasar Cibinong yang menjalani swab test mendapatkan hasil dalam lima hingga enam jam kemudian, rapid dan swab test ini bertujuan untuk memetakan penyebaran wabah Covid-19.
“Selain memetakan, penyebaran kami juga berupaya memutus wabah Covid-19 tersebut, untuk rapid dan swab test ini kita buka juga untuk masyarakat umum dan dilaksanakan selama dua hari terutama jika reaktif Covid-19 dari rapid test diatas 10 persen,” terangnya.
Dia menuturkan BIN memberikan bantuan sejumlah 1.000 buah alat rapid dan swab test untuk Pemkab Bogor, yang nantinya dipakai di rumah sakit, puskesmas ataupun klaster – klaster penyebaran Covid-19.
 “Apabila 1.000 buah alat rapid dan swab test Covid-19 ini masih kurang maka BIN siap memberikan bantuan lagi kepada Pemkab Bogor, kepada Pemkab Bogor apabila ada sample swab test yang diuji laboratarium maka kami siap membantuna karena saat ini kami membawa mobil laboratarium Covid-19,” tutur Neno.
(Bambang Supriyadi)
Bagi Halaman
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================