
kemudian Muhammad Adi Kurnia, Wakil Bendahara Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) berpendapat bahwa bagaimanapun Polri saat ini harus tetap menjaga netralitasnya.
“Menurutnya Keadilan di tubuh Polri itu sendiri harus ditegakkan sekalipun langit akan runtuh,” tutur Adi.
Sementara Gusti Argani, Ketua Umum FOKAMP Bogor mengatakan, Kapolri dan Kabareskrim Polri saat ini telah menunjukkan kelasnya di mata Publik Indonesia. Tegas, berani dan Demokratis. Di mata hukum semua warga negara adalah sama.
“Siapapun yang bersalah harus dihukum setegasnya mungkin. Khusus dalam kasus Djoko Tjandra yang merugikan Negara hampir 1 Triliun ini, secepatnya mungkin harus dituntaskan. Dan sejumlah oknum penegak hukum yang diduga terlibat membantu pelarian buronan Djoko Tjandra ini musti diadili,” tuturnya.
Fungsionaris Karang Taruna Kabupaten Bogor, Lazuardy M Pirossy menambahkan. Publik tentu berharap penuh kepada Bareskrim Polri untuk melakukan bersih-bersih dilingkungan Polri.
“Saya kira ini hal yang penting karena tingkat kepercayaan publik terhadap institusi Tri Brata akan meningkat berkali lipat jika penuntasan kasus Djoko Tjandra bisa cepat dilakukan, kami mendukung langkah Bareskrim Polri untuk menindak oknum-oknum yang mencoreng wajah Kepolisian,” tutupnya.
(Adit)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================