
Setelah dinyatakan positif, lanjut dia, dilanjutkan lagi tracing atau swab sebanyak 15 orang dari keluarganya dan 8 orang hasilnya positif. “Tapi dari 8 orang itu sebetulnya, yang tinggal di Kota Bogor 6 orang dan selebihnya tinggal di kabupaten, namun terpaparnya di klaster Semplak,” ujarnya.
Tak lama kemudian, dilanjutkan tracing yang kedua dan ditemukanlah 21 orang karena mengakomodir di kelurahan Semplak. Sebab, salah satu keluarganya merupakan kader di Kelurahan Semplak yang mengikuti kegiatan PKK.
“Nah, yang tracing kedua yang jumlahnya 21 orang itu 14 positif karena hasil swab nya sudah keluar pada 30 Juli kemarin. Kemudian dilanjutkan lagi tracing yang ketiga dengan jumlah yang lebih luas lagi banyak 60 orang, di mana jumlah tersebut merupakan kader-kader kelurahan dan juga warga sekitarnya, namun hasilnya belum keluar karena baru di tracing Senin (3/8) kemarin,” jelasnya.
Kini, kata Aang, semua yang terkonfirmasi covid tengah menjalani isolasi. “Semuanya sekarang lagi isolasi, ada yang di rumah sakit ada juga yang isolasi mandiri di rumahnya. Kami berharap tidak ada lagi yang bertambah,” pungkasnya.
(Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================