“Masih ada koridor yang nanti bisa digarap dijadikan tempat seperti ini. Kedepan, kita juga akan menata Lawang Saketeng dan Jalan Pedati dengan konsep UMKM. Ini semua dalam rangka upaya membangkitkan sektor ekonomi kita,” jelas Bima.   Bima menambahkan, untuk untuk pembayaran Pemkot Bogor menyiapkan Cash Les (Non Tunai, Red). “Ini bagian dari literasi digital, generasi keuangan di Kota Bogor. Tetapi pas babget pas Pandemi jadi lebih relevan sekarang. Warga di biasakan nantinya yah belanja di sini sebagian besar cash lest,” tandasnya. Sementara itu, Direktur Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Muzakir menyatakan, dengan adanya Teras Surken ini bisa meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di Kota Bogor. Karena sudah lebih 30 tahun para pedagang kaki lima (PKL) berjualan di Suryakencana secara data yang didapat mereka tidak membayar pajak. Ia menyebut ada 38 pedagang yang mengisi tempat tersebut. “Ini baru tahap pertama, untuk tahap kedua kita siapakan nanti di 7 koridor. Dan disini kita tidak disewakan, semua pedagang gratis hanya membayar biaya service cash saja,” ucapnya. (Heri)
Halaman:
« 1 2 » Semua
BACA JUGA :  Gara-gara Lilin, Tiga Rumah di Bojonggede Bogor Terbakar

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================