BOGOR TODAY – Sebanyak 4 pegawai Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor dinyatakan positif Covid-19. Dengan situasi seperti ini, Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan tidak melakukan penutupan sementara (Lockdown) di Kantor Setda. Namun, hanya melakukan Work From Home (WFH).

“Mungkin hanya melakukan karantina isolasi mandiri dengan bobot kinerja akhir tahun ini padat, kami juga ada diskresi agar aktifitas perkantora Pemkab Bogor tetap berjalan,” ujar Iwan, Senin (30/11/2020).

Saat ini Pemkab Bogor tengah mengejar serapan anggaran dan merumuskan APBD 2021 dan Pemkab Bogor masih mempertimbangkan untuk memindahkan kantor sementara atau mengambil opsi yang lainnya.

“Jadi kami meminta kelonggaran supaya target didalam serapan anggaran APBD 2021, dikarenakan untuk satu bulan kedepan akan menjadi evaluasi Gubernur dan harus ada orang juga,” katanya.

Sementara itu, Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan menjelaskan, setelah mendapatkan hasil swab pada (27/11) lalu, empat Aparatur Sipil Negara (ASN) Setda Kabupaten Bogor terkonfirmasi positif Covid-19, diantaranya 2 Laki-laki dan 2 perempuan dengan domisili 2 di Kota Bogor dan 2 di Kabupaten Bogor.

“Ini hasil tracking 1 dari Kota Bogor dari suaminya yang bekerja di Jakarta. Satgas Covid-19 Kabaupaten Bogor masih melakukan tracking kepada empat orang yang terkonfirmasi positif ini. Kalau testing sudah kita lakukan kemungkinan khusus yang di lokalnya paling berdekatan setelah adanya kontak erat akan di testing oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Kemudian Irwan menambahkan, saat ini keadaan pasien tidak mempunyai gejala komorbid. “Jadi sudah kita tawarkan isolasi di tempat yang kita siapkan, tapi mereka ingin isolasi mandiri. Saat ini kami sedang mensterilisasi ke semua ruangan,” pungkasnya. (Adit)