
“Kemudian kita juga selalu melakukan pendampingan dalam hal pelatihan agar produknya ini bisa diterima di pasar. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini, untuk bersaing dan bisa diterima di pasar itu tidak mudah,” kata Bima.
Ia menambahkan, beberapa produk yang sedang boming di masa pandemi ini salah satunya dekorasi rumah tangga atau dekorasi untuk kerajinan rumah yang menghias rumah dan pihaknya sedang mengarahkan ke arah sana.
“Nah, di UMKM sudah dianggarkan juga untuk pelatihannya, kemudian bekerjasama juga dengan teman-teman HIPMI,” jelasnya.
Terkait pemasarannya, lanjut Bima, pemkot selalu memberi pembinaan baik secara offline maupun online. Menurutnya, didalam pembinaan ini tidak harus selalu menggunakan anggaran APBD, dan salah satu caranya yaitu berkolaboratif dengan pelaku-pelaku ekonomi untuk masuk ke market atau pasarnya.
“Nah pemkot saat ini sudah berkolaborasi dengan Shopee, dan juga dengan Bukalapak. Ini salah satu strategi kita untuk penetrasi ke market. Dan yang ini (
gedung pusat kerajinan) akan menjadi unggulan dan akan terus kita maksimalkan secara offline, karena lokasinya pun strategis,” pungkasnya. (
Heri)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
======================================
====================================