BOGOR TODAY – Bambu merupakan salah satu jenis tanaman yang banyak tumbuh di berbagai wilayah beriklim tropis termasuk di Bogor, Jawa Barat. Namun masih sedikit sekali dimanfaatkan. Berangkat dari itulah, sekelompok anak jalanan (anjal) yang tergabung dalam komunitas “bambukeun” mencoba memanfaatkan tumbuhan jenis rumput-rumputan itu agar dapat menjadi kerajinan yang bernilai jual tinggi. Menurut pemilik atau pendiri Bambukeun.id, Rizkyan Adi Pradana bahwa dirinya melihat tanaman bambu itu tumbuh dengan cepat dan ada dimana-mana, hanya saja masih sedikit orang memanfaatkannya. Dengan demikian, dirinya mencoba memanfaatkan lebih, karena potensi di daerahnya (Bubulak, red), ada beberapa pengrajin yang sudah dua tahun berkecimpung di kerajinan bambu, namun tidak mengerti cara memasarkan dan mengembangkannya. “Kami (Bambukeun.id) coba menjembatani mereka, agar para pengrajin bambu di daerah saya produknya dapat dikenal masyarakat. Awalnya, mereka buat hanya sebagai hobi dan itupun mereka memanfaatkan kayu. Tapi setelah bergabung di bambukeun ini lebih fokus ke bambu,” ungkap Ian sapaan akrabnya disela-sela pameran bambu di Botani Square, Rabu (31/12/2020). Seiring perkembangan teknologi, sambung Ian, kini kerajinan yang dibuat tak hanya peralatan dapur ataupun miniatur saja. Akan tetapi tengah merambah ke desain interior, seperti lantai berbahan dasar bambu, kursi dan sebagainya. Dilokasi yang sama, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor, Ganjar Gunawan menyebut kegiatan itu merupakan sebuah inisiatif yang patut diapreasiasi dengan memberdayakan anak jalanan (anjal), sehingga mereka (anjal) memiliki kegiatan dan keahlian untuk menjadi sumber penghasilan “Kami dari Disperindag tentunya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan teman-teman kelompok bambukeun ini. Kita juga akan coba membantu agar bisa terdaftar di Dekranasda Kota Bogor agar produknya dapat dipromosikan,” ujar Ganjar. Dirinya berharap, dengan hadirnya bambukeun.id ini bisa menambah khasanah para pengrajin bambu yang sudah ada. “Kalau pengrajin bambu di Kota Bogor yang sudah tercatat di Disperindag saat ini masih di dibawah sepuluh. Namun jika kita bicara IKM (Industri Kecil Menengah) kurang lebih 1.200 an,” tutup Ganjar. (B. Supriyadi) Bagi Halaman
BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================