Dedie menuturkan, penyuntikan vaksin memang saat ini yang diprioritaskan ialah tenaga kesehatan (nakes)Kota Bogor yang jumlahnya sebanyak 9560-an. Jumlah ini berdasarkan jumlah nakes yang terdaftar di sistem informasi sumber daya di Kesehatan.

“Kemudian kita mendapatkan droping 9150 vaksin, alhamdulillah sampai hari ini sudah ada 50 persen yang sudah di suntik vaksin, khusus tenaga kesehatan. Tetapi dari data kami ternyata dari 9560-an itu setelah di filter ternyata banyak yang menjadi penyintas, banyak juga yang mempunyai komorbid, jadi artinya tidak perlu ada droping baru dari pemerintah pusat, khususnya untuk tenaga kesehatan di kota bogor dan bisa dimanfaatkan untuk masyarakat yang lain,” tuturnya.

BACA JUGA :  Kanker Payudara pada Pria: Jarang, tapi Nyata dan Sama Berbahayanya

Lanjut dia, pemerintah tentu harus punya kesiapan di 63 titik penyuntikan vaksin nanti kedepan untuk memberikan layanan kepada TNI dan Polri, termasuk juga PNS dan ASN yang langsung melayani publik. “Kita menunggu instruksi lebih lanjut tentang waktu pelaksanaannya dan droping vaksin pemerintah pusat,” pungkasnya. (Heri)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================