BOGOR TODAY – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor saat ini tengah menyusun dan berupaya menyelesaikan Rancangan Peraturan Bupati (Raperbup) Tentang Ekonomi Kreatif (Ekraf). Hal ini dilakukan demi menciptakan ekosistem ekraf dan mendorong seluruh aspek agar siap memanfaatkan dan merebut peluang pasar yang semakin kompetitif.

Bupati Bogor Hj. Ade Yasin yang dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Muliadi pada kegiatan Webinar Kreasi Bersama Kabekraf yang diselenggarakan melalui aplikasi zoom menyampaikan bahwa Raperbup yang tengah disusun juga kelak akan menjadi dasar pemerintah untuk meningkatkan kapasistas pelaku melalui pelatihan, pembimbingan teknis, dan pendampingan. Selain itu, Pemkab juga akan memberikan dukungan fasilitas adaptasi teknologi, standarisasi usaha dan sertifikasi profesi bidang ekraf.

BACA JUGA :  Kandang Ayam Broiler Dua Lantai di Caringin Bogor Ludes Terbakar

“Kami bersama Komite Kabekraf dan Forum Perspektif juga telah mengurasi dan memamerkan 55 produk pada akhir tahun lalu. Kami juga bangga karena beberapa produk sudah memiliki pasar di tingkat nasional hingga internasional, sehingga kami akan mendukung, membangun sinergi dan menjadikan ekraf menjadi salah satu strategi di dalam pemulihan ekonomi di Kabupaten Bogor,” sambutan Bupati Bogor Hj. Ade Yasin yang dibacakan oleh Kadisbudpar Muliadi.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas UMKM dan Koperasi Kabupaten Bogor Asep Mulyana menyampaikan bahwa peran Ekraf dalam pemulihan ekonomi sangat bermanfaat kemudian bisa bertahan di tengah pandemi Covid. Kadis Asep juga menambahkan bahwa saat ini ada 25.615 pelaku UMKM di Kabupaten Bogor dan didalamnya ada pelaku Ekraf.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Cetak Sejarah, Rapat Paripurna HJB ke-544 Digelar di Pelosok Kabupaten Bogor

“Akhir tahun 2020 bersama Disbudpar kami mendapat kesempatan bantuan dari Kemenparekraf untuk membantu pelaku yang ada di berbagai destinasi wisata. Salah satunya adalah pelaku yang bergerak di bidang logam yang ada di 4 Desa. Selain itu, kami juga telah membangun Galeri di 29 Kecamatan untuk memasarkan produk ekraf,” kata Kadis Asep.

Direktur Pelaksana Komite Kabupetan Bogor Ekonomi Kreatif (Kabekraf) Alfisa Triatmoko menyampaikan bahwa Komite Ekraf hadir sebagai penghubung dan dapat berperan dalam pemulihan ekonomi yang sedang dilakukan. (Adit)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================