BOGOR TODAY – Hingga pukul 20:30 WIB malam, kekeruhan air baku Sungai Ciliwung masih di kisaran 1.500 NTU, sehingga mengganggu sistem pengolahan air di IPA Katulampa.

“Petugas menurunkan debit air baku dari 300 liter perdetik menjadi 200 liter perdetik untuk mengoptimalkan proses pengolahan air dan menjaga kualitas air bersih agar sesuai standar Permenkes,” ujar Dirut Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira G dalam keterangan perssnya.

BACA JUGA :  Samsung Pertimbangkan Kembali Snapdragon untuk Galaxy Z Flip 8, Exynos Tak Lagi Jadi Satu-satunya Pilihan

Ketinggian air, lanjut Rino, di Reservoir Katulampa terpantau rendah, di level 50 cm dari kondisi normal 200 cm. Hal ini menyebankan gangguan pasokan di wilayah Perum MBR, Griya Katulampa, Bantar Kemang dan sekityarnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================