“Saya minta jangan tinggalkan NU, dan jangan ragukan keilmuan NU dan jangan jauh-jauh dari ulama. InshaAlloh santri saya akan saya masukan ke NU, karena hampir semua pesantren yang di Indonesia itu didirikan orang orang NU,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Bogor, KH. Aim Zaemudin meminta agar kader NU harus bisa memanfaatkan jejaring sosial untuk berdakwah, membuat madrasah digital yang fungsinya bukan hanya soal keaswajaan dan berdakwah saja namun sebagi wadah untuk bersilaturahmi dan berbagi ilmu.

BACA JUGA :  Waspadai Tanda-Tanda Korsleting Listrik di Rumah, Kenali Gejalanya Sebelum Terjadi Kebakaran

“Saya meminta anak muda NU khususnya di Bogor memanfaatkan ruang digital, jangan sampai kita (NU, red) ketinggalan zaman. Saya minta anak muda NU mengorbitkan kyai-kyai NU yang selama ini jarang terpublis, padahal kyai NU itu banyak dan keilmuannya juga tidak diragukan lagi,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Dua SK Pengurus Beredar, Ketua Kadin Kota Bogor Versi Dona Disomasi Terbuka

Dalam acara silaturahmi pada malam Rabu itu, hadir pula beberapa ulama dan tokoh seperti, Gus Idris PP Ansor, Lukmanudin Al Rasyid anggota DPRD Kabupaten Bogor, Ahmad Aswandi anggota DPRD Kota Bogor, Drs. H. Abas Resmana, MSi, Kementerian Agama Kabupaten Bogor, Anggota Banser dan Ansor Kota Bogor, LTN NU PCNU Kota Bogor dan para santri. (Iman R Hakim)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================