BOGOR TODAY – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Hanafi menyatakan, bahwa kegiatan belajar mengajar (KBM) atau pembelajaran tatap muka di Kota Bogor menunggu keputusan dari Pemerintah Pusat.

Walaupun diperbolehkan untuk menggelar pembelajaran tatap muka, pihaknya harus mengetahui terlebih dahulu mekanisme dan persiapannya seperti apa.

“Dalam melakukan sekolah tatap muka, kita tidak bisa berinovasi dan mengambil kebijakan sendiri,” ujar Hanafi kepada wartawan.

BACA JUGA :  BYD Berani Tanggung Kerugian Kecelakaan Saat Fitur Autopilot Aktif, Klaim Jadi yang Pertama di Dunia

Karena, lanjut Hanafi, persoalan pembelajaran tatap muka itu kebijakan dari pemerintah pusat, karena iti, pihaknya tidak bisa mengambil kebijakan untuk melakukan itu.

“Pembelajaran tatap muka itu kan berkerumun, sementara pemerintah sendiri sekarang membatasi kegiatan masyarakat yan sifatnya berkerumun,” katanya.

BACA JUGA :  Rupiah Menguat terhadap Dolar AS, Kurs Sempat Tembus Rp17.900-an

Namun, kata Hanafi, untuk pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dilaksanakan sesuai jadwal. “Yang jelas PPDB itu akan dilaksanakan sesuai jadwal, kurang lebih di bulan Juni dan kita sedang persiapkan untuk pelaksanaan PPDB itu,” pungkasnya. (Heri)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================