BOGOR TODAY – Seruan aksi yang dilakukan Presedium Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Aset Negara (GEMPPAR) membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) gerah. Mereka pun akhirnya menerima perwakilan GEMPPAR yang difasilitasi Humas dan Bagian Hukum Kemenkes RI.

Pertemuan tersebut sempat memanas, karena pihak Kemenkes merasa terdesak, terlebih ketika Presidium GEMPPAR menunjukkan bukti-bukti yang ditunjukkan ke Kemenkes. Akibatnya, pihak Kemenkes pun kembali berjanji untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Baca Juga : Kemenkes“Buta dan Tuli” GEMPAR  Kembali Aksi Usut Mafia Aset

“Sebenarnya apa yang kami sampaikan pada aksi teman-teman yang sebelumnya itu sudah dijalankan, seperti tim yang dibentuk dan juga untuk terjun langsung ke lokasi di Kota Bogor,” ujar Perwakilan Humas Kemenkes RI saat melakukan pertemuan dengan Presidium GEMPPAR.

Baca Juga :  Prihatin Dampak Sekolah Online, Sekelompok Pemuda di Bogor Dirikan Ruang Membaca

Mereka juga menyampaikan bahwa kondisi COVID-19 saat ini sedang meningkat signifikan, sehingga dalam pertemuan ini sangat selektif dan ketat. Bukan itu saja, banyak jajaran dari Kemenkes yang WHF, sehingga pihaknya belum bisa memberi informasi lanjutan kepada Mahasiswa dan Pemuda.

“Intinya ini akan kami terus tindaklanjuti, mungkin komunikasi kita yang harus diperbaiki. Jadi segala informasi perkembangan juga bisa segera dikabarkan, tanpa sampai demo seperti ini, harap dipahami ini sedang pandemi,” katanya.

Baca Juga : LoketPelayanan Tirta Pakuan Dibuka Kembali 1 Juli 2021

Sementara itu, Perwakilan Presidium GEMPPAR Fatholloh Fawait mengatakan, bahwa apa yang sudah disampaikan oleh Kemenkes yang kedua ini betul-betul bisa dilaksanakan dengan baik.

“Kami sudah mendengar semua pernyataan dari Kemenkes dan kami harapkan apa yang sudah disampaikan oleh Kemenkes betul-betul bisa direalisasikan dengan baik. Tapi jika aspirasi kita ini tidak ditindaklanjuti, kami akan kembali ke sini melakukan aksi,” tegasnya.

Baca Juga :  Pullman Ciawi Vimala Hills Resort Spa & Convention dan Batik Danar Hadi berkolaborasi dalam rangka Memperingati Hari Batik Nasional

Usai bertemu dengan Kemenkes, Presidium GEMPPAR kembali melakukan aksi di depan gedung Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bogor dan mereka pun diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri.

Baca Juga : PemkotBogor Tak Bernyali Usut Pelanggar Prokes McD, Mahasiswa pun Turun ke Jalan

Bukan hanya di Kejari, Aksi juga dilakukan didepan Gedung Bapenda, Jalan Pemuda, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. Namun sayang, mereka tak bisa bertemu dengan pihak Bapenda mengingat Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah memberlakukan WFH 100 persen bagi ASN yang berada di lingkungan Pemkot. (Heri)