BOGOR TODAY – Seruan aksi yang dilakukan Presedium Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Aset Negara (GEMPPAR) membuat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) gerah. Mereka pun akhirnya menerima perwakilan GEMPPAR yang difasilitasi Humas dan Bagian Hukum Kemenkes RI.

Pertemuan tersebut sempat memanas, karena pihak Kemenkes merasa terdesak, terlebih ketika Presidium GEMPPAR menunjukkan bukti-bukti yang ditunjukkan ke Kemenkes. Akibatnya, pihak Kemenkes pun kembali berjanji untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Siapkan Mural Bergambar Pahlawan Nasional di Jalur Jayanti–Bojong Koneng

Baca Juga : Kemenkes“Buta dan Tuli” GEMPAR  Kembali Aksi Usut Mafia Aset

“Sebenarnya apa yang kami sampaikan pada aksi teman-teman yang sebelumnya itu sudah dijalankan, seperti tim yang dibentuk dan juga untuk terjun langsung ke lokasi di Kota Bogor,” ujar Perwakilan Humas Kemenkes RI saat melakukan pertemuan dengan Presidium GEMPPAR.

Mereka juga menyampaikan bahwa kondisi COVID-19 saat ini sedang meningkat signifikan, sehingga dalam pertemuan ini sangat selektif dan ketat. Bukan itu saja, banyak jajaran dari Kemenkes yang WHF, sehingga pihaknya belum bisa memberi informasi lanjutan kepada Mahasiswa dan Pemuda.

BACA JUGA :  Mata Merah Jangan Dianggap Sepele, Kenali Tanda-Tanda yang Harus Segera Diperiksa Dokter

“Intinya ini akan kami terus tindaklanjuti, mungkin komunikasi kita yang harus diperbaiki. Jadi segala informasi perkembangan juga bisa segera dikabarkan, tanpa sampai demo seperti ini, harap dipahami ini sedang pandemi,” katanya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================